BANYUMUDAL, MOGA – Desember 2025 menjadi bulan ujian sekaligus pembuktian bagi sistem mitigasi yang telah dibangun warga Desa Banyumudal sepanjang tahun. Di tengah intensitas hujan yang mencapai puncaknya, desa ini menunjukkan kesiapan yang matang dalam menjaga keselamatan warga dan memastikan roda ekonomi tetap berputar hingga detik terakhir tahun 2025.
Seiring dengan rilis peringatan dini dari BMKG mengenai fenomena cuaca di wilayah lereng Gunung Slamet, Pemerintah Desa Banyumudal bersama relawan lokal mengaktifkan Posko Siaga Bencana 24 Jam. Mengingat topografi desa yang berbukit, fokus utama di bulan Desember adalah pemantauan tebing-tebing rawan longsor.
"Kami tidak ingin kecolongan. Belajar dari semangat 'Satu Data' di bulan Oktober lalu, setiap ada retakan tanah sekecil apa pun di wilayah hulu, informasinya langsung diteruskan ke grup koordinasi desa dan kecamatan," ujar salah satu anggota Linmas Desa Banyumudal.
Selain pemantauan, warga juga secara swadaya melakukan pembersihan saluran drainase di sepanjang jalan utama Moga-Pulosari yang melintasi desa. Langkah ini terbukti efektif mencegah luapan air hujan yang biasanya menggenangi badan jalan dan membahayakan pengendara.