BANYUMUDAL, MOGA – Pemerintah Desa Banyumudal resmi meningkatkan status kewaspadaan menyusul keputusan Pemerintah Kabupaten Pemalang yang memperpanjang masa tanggap darurat bencana hingga pertengahan Februari 2026. Hujan lebat yang mengguyur tanpa henti pada minggu pertama Februari telah menyebabkan tanah di beberapa titik perbukitan mulai jenuh air.
Tim relawan desa bersama BPBD Pemalang melakukan pemetaan ulang terhadap area yang dinilai rawan pergerakan tanah. "Kami fokus pada pemantauan tanah di area pemukiman atas. Keselamatan warga adalah prioritas utama kami di tengah cuaca ekstrem ini," ujar koordinator mitigasi desa. Selain pemantauan, warga dilarang melakukan aktivitas di lereng curam saat hujan turun dengan intensitas tinggi sebagai langkah pencegahan jatuhnya korban jiwa.